Cegah Penyakit Menular, Petugas Catering Asrama Haji Surabaya Jalani Rectal Swab

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Surabaya, kabarkini.net – Menjelang kedatangan jemaah haji di Embarkasi Surabaya, puluhan petugas catering Asrama Haji menjalani pelatihan khusus penyehatan pangan sekaligus pemeriksaan kesehatan, termasuk tes rectal swab, pada Senin pagi, (20/04).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan konsumsi bagi jemaah haji aman, higienis, dan bebas dari risiko penyakit menular.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya ini diikuti oleh para penjamah makanan yang akan bertugas melayani ribuan jemaah haji selama masa operasional embarkasi.

Pelatihan difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan petugas dalam menjaga kebersihan diri serta keamanan proses pengolahan makanan.

Dalam pelatihan tersebut, petugas mendapatkan materi mengenai higiene perorangan, mulai dari menjaga kebersihan rambut, kuku, hingga perilaku saat mengolah dan menyajikan makanan.

Standar kebersihan yang ketat dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah potensi penyebaran penyakit melalui makanan.

Selain pelatihan, petugas kesehatan juga melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap para penjamah makanan. Salah satu pemeriksaan yang dilakukan adalah rectal swab, yang bertujuan mendeteksi kemungkinan adanya penyakit menular yang dapat membahayakan kesehatan jemaah

Tidak hanya petugas, sejumlah peralatan makan dan perlengkapan catering juga turut diambil sampelnya untuk diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan seluruh peralatan dalam kondisi bersih dan aman digunakan selama operasional pelayanan konsumsi jemaah.

Kepala BBKK Surabaya, Rosidi Roslan, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi petugas catering merupakan prosedur wajib dalam rangka menjaga keamanan pangan bagi jemaah haji.

“Pemeriksaan kesehatan, termasuk rectal swab, dilakukan untuk memastikan para penjamah makanan benar-benar dalam kondisi sehat dan tidak membawa penyakit menular, sehingga makanan yang disajikan kepada jemaah tetap aman,” ujar Rosidi.

Langkah pelatihan dan pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menyambut kedatangan jemaah haji di Embarkasi Surabaya. Dengan standar kebersihan dan kesehatan yang ketat, diharapkan seluruh layanan konsumsi dapat berjalan lancar serta menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi jemaah selama berada di asrama haji. (K3)

Scroll to Top