BRI Perkuat Layanan di Sidoarjo, Outlet Baru Hadir di Kawasan Pergudangan Safe & Lock

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Sidoarjo, kabarkini.net — Aktivitas bisnis dan logistik di kawasan pergudangan Safe & Lock Sidoarjo kini didukung akses layanan perbankan yang lebih dekat. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi membuka outlet baru di kawasan tersebut pada 1 September 2026.

Pembukaan outlet ini menjadi bagian dari langkah BRI memperluas jangkauan layanan sekaligus mendekatkan akses perbankan kepada masyarakat dan pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan pergudangan dan industri Sidoarjo.

Outlet BRI Safe & Lock menyediakan beragam layanan transaksi perbankan untuk kebutuhan individu maupun bisnis. Kehadirannya di kawasan pergudangan diharapkan dapat mempermudah perusahaan, karyawan, pemilik usaha, serta masyarakat sekitar dalam mengakses layanan perbankan.

Salah satu fasilitas yang menjadi nilai tambah outlet ini adalah keberadaan petugas yang mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan Mandarin.

Dukungan tersebut ditujukan untuk memberikan pelayanan yang lebih nyaman bagi nasabah maupun pelaku usaha dari luar negeri, termasuk mereka yang memiliki hubungan atau mitra bisnis internasional.

“Pembukaan outlet ini merupakan bentuk komitmen BRI untuk terus mendekatkan layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha. Dengan lokasi yang berada di kawasan pergudangan Safe & Lock, kami berharap kehadiran BRI dapat memberikan kemudahan akses transaksi sekaligus mendukung aktivitas bisnis yang berkembang di kawasan ini,” ujar Arvian, Branch Manager BRI Sidoarjo, dalam rangka pembukaan outlet BRI serta keterangan resminya, Kamis (03/09/2026).

Dukung Aktivitas Bisnis dan Logistik

Kawasan pergudangan Safe & Lock menjadi salah satu titik aktivitas bisnis dan logistik di Sidoarjo. Dengan hadirnya outlet BRI, kebutuhan transaksi perbankan para pelaku usaha di kawasan tersebut diharapkan dapat dilayani dengan lebih mudah dan efisien.

Tak hanya layanan transaksi, kehadiran BRI juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengakses berbagai produk perbankan, termasuk pembiayaan dan solusi transaksi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

Layanan dengan dukungan bahasa Inggris dan Mandarin juga menjadi bagian dari upaya BRI menyesuaikan pelayanan dengan karakteristik nasabah di kawasan bisnis yang memiliki aktivitas dengan mitra internasional.

Kinerja BRI Tetap Tumbuh Positif

Ekspansi jaringan layanan tersebut berlangsung di tengah kinerja BRI yang tetap menunjukkan pertumbuhan positif secara nasional.

Hingga Triwulan II 2026, BRI Group mencatatkan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun atau tumbuh 17,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Total aset BRI mencapai Rp2.352 triliun, meningkat 11,7 persen yoy. Sementara penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai Rp1.646 triliun atau tumbuh 16,2 persen yoy.

Pertumbuhan kredit tersebut juga memperlihatkan konsistensi BRI dalam menopang sektor usaha, khususnya segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hingga akhir Juni 2026, sekitar 75,1 persen dari total portofolio kredit dan pembiayaan BRI Group disalurkan kepada segmen UMKM.

Dari sisi kualitas aset, rasio Non-Performing Loan (NPL) juga membaik. Rasio tersebut turun dari 3,0 persen pada Triwulan II 2025 menjadi 2,9 persen pada Triwulan II 2026.

Efisiensi operasional turut menunjukkan perkembangan positif. Cost of Fund secara bank-only turun dari 3,0 persen menjadi 2,4 persen, sedangkan Cost to Income Ratio membaik dari 41,9 persen menjadi 39,2 persen.

Kemampuan BRI dalam menghasilkan imbal hasil juga tetap kuat. Return on Equity (ROE) meningkat dari 16,6 persen pada Triwulan II 2025 menjadi 18,8 persen pada Triwulan II 2026. Sementara Return on Assets (ROA) berada di kisaran 2,7 persen.

Kinerja tersebut semakin memperkuat posisi BRI sebagai salah satu bank nasional dengan skala bisnis dan jaringan layanan yang luas.

Sebelumnya, pada 2025, BRI Group juga membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp57,13 triliun. Capaian tersebut berjalan seiring dengan fokus perseroan dalam memperkuat dukungan terhadap ekonomi kerakyatan.

Dekat dengan Nasabah dan Pelaku Usaha

Pembukaan outlet BRI di kawasan Safe & Lock Sidoarjo menjadi bagian dari strategi BRI untuk menghadirkan layanan perbankan yang lebih dekat dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Lokasi yang berada di kawasan pergudangan, kelengkapan layanan transaksi, serta dukungan petugas yang dapat berkomunikasi dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin diharapkan mampu menjawab kebutuhan nasabah dan pelaku usaha yang semakin beragam.

Kehadiran outlet tersebut sekaligus menjadi bagian dari transformasi BRI dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah diakses, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan aktivitas bisnis.

Sumber data kinerja: publikasi resmi BRI mengenai kinerja Triwulan II 2026 dan Laporan Tahunan BRI 2025. (A2)

Scroll to Top