Surabaya, kabarkini.net – Upaya mempercepat alur informasi dan penanganan kedaruratan serta kebencanaan di Kota Surabaya semakin diperkuat melalui pertemuan audiensi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya dengan Relawan Siaga Kota Surabaya, yang digelar pada sore hari ini. Pertemuan ini menjadi wadah diskusi untuk membangun koordinasi yang lebih solid dalam meningkatkan pelayanan dan menjaga keselamatan masyarakat saat kondisi darurat terjadi.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPBD Kota Surabaya diwakili langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Yanu, yang turut didampingi Retno selaku Ketua Tim Kerja Kesiapsiagaan serta Arief Sunandar selaku Ketua Tim Kerja Kedaruratan. Suasana diskusi berlangsung hangat dengan fokus pada kondisi di lapangan, terutama peran relawan dalam penanganan awal saat terjadi kejadian darurat maupun kecelakaan.
“Silakan merapat di posko terpadu dan membaur bersama petugas dari berbagai Otonomi Perangkat Daerah (OPD). Harapannya, antara relawan dan BPBD tidak ada jarak. Kita semua sama-sama bertugas merespons kebencanaan,” ujar Yanu.
Selain membahas tanggap darurat, Yanu juga menjelaskan program mitigasi kebencanaan yang saat ini difokuskan pada sektor pendidikan melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Program ini menyasar lembaga pendidikan mulai dari PAUD hingga SMP, dengan materi edukasi tentang kesiapsiagaan menghadapi kebakaran dan gempa bumi. BPBD mengajak Relawan Siaga Kota untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan edukasi tersebut.
Sementara itu, Koordinator Siaga Kota Surabaya, Roni Noor Adam menyampaikan harapannya agar pertemuan ini dapat menjadi awal terbentuknya mekanisme koordinasi cepat antara relawan dan instansi pemerintah saat kejadian darurat terjadi. “Dengan koordinasi yang baik, setiap kejadian diharapkan dapat ditangani lebih cepat dan tepat, sekaligus memberikan penguatan dukungan moral dan kelembagaan bagi para relawan di lapangan,” ucapnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi yang memberikan dampak nyata dalam mempercepat dan meningkatkan kualitas layanan penanganan kedaruratan bagi masyarakat Surabaya. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan piagam penghargaan, sebagai simbol sinergi antara kedua pihak dalam pelayanan kemanusiaan dan penanganan kejadian darurat di wilayah Kota Surabaya. (R4)









