Surabaya, kabarkini.net – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Motor Besar Club Indonesia (MBCI) 2026 di Surabaya tidak hanya menjadi forum penyusunan program organisasi. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (18/7) itu juga dikemas sebagai gerakan sosial melalui penggalangan dana pembangunan masjid, sekaligus menjadi upaya mendorong pariwisata dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Ratusan anggota MBCI dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Kota Pahlawan untuk mempererat tali silaturahmi serta merumuskan arah organisasi ke depan. Di balik rangkaian kegiatan tersebut, MBCI kembali melanjutkan tradisi bakti sosial yang telah menjadi bagian dari setiap agenda nasional mereka.
Ketua Umum MBCI, Arif Purnomo Shidhi, menegaskan bahwa aksi sosial selalu menjadi program yang menyertai setiap kegiatan komunitas.
“Setiap kegiatan MBCI selalu kami sisipkan aksi sosial. Kali ini kami kembali menggalang dana untuk membantu pembangunan masjid,” ujarnya.
Arif menjelaskan, komitmen tersebut telah diwujudkan di berbagai daerah. MBCI sebelumnya ikut membantu pembangunan mushola dan masjid di Buleleng, Bali, serta Kalimantan. Organisasi ini juga secara rutin menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Selain mengikuti Rakernas, para peserta juga diajak menikmati suasana Surabaya melalui kegiatan touring yang melintasi sejumlah ruas kota hingga menyeberangi Jembatan Suramadu menuju Madura.
Kehadiran peserta dari berbagai provinsi diharapkan memberi dampak positif bagi pelaku usaha lokal, mulai dari sektor kuliner, perhotelan, hingga UMKM.
“Kami ingin setiap kegiatan touring memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah yang kami kunjungi, bukan sekadar berkendara bersama,” jelasnya.
Menurut Arif, komunitas otomotif memiliki potensi besar untuk ikut mempromosikan destinasi wisata sekaligus menciptakan perputaran ekonomi di daerah yang menjadi lokasi kegiatan.
“Dengan banyaknya peserta yang datang dari berbagai kota, sektor pariwisata dan usaha lokal ikut bergerak sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” imbuhnya.
Ia berharap setiap agenda MBCI mampu meninggalkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga masyarakat di daerah yang menjadi tuan rumah.
“Harapan kami, touring menjadi ajang silaturahmi yang menghadirkan dampak sosial, memperkuat kepedulian, sekaligus ikut menggerakkan perekonomian daerah,” pungkasnya. (K3)









