Surabaya, kabarkini.net – Sabtu (13/12/2025), sebanyak 45 tenaga kependidikan dan struktural fakultas Untag Surabaya mengikuti Pelatihan Protokoler dan Pelayanan Prima di Ruang Q.210 Gedung Roeslan Abdulghani. Kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya merupakan langkah strategis untuk menyiapkan protokoler berkualitas guna mendukung layanan prima di Kampus Merah Putih.
Para peserta tampil serempak dengan busana rapi – atasan hitam dan bawahan krem – yang mencerminkan kesiapan serta profesionalisme mereka. Dalam sambutannya, Ketua YPTA Surabaya J. Subekti, S.H., M.M., menegaskan bahwa peserta adalah figur terpilih dengan peran penting dalam mendukung amanat pendidikan dan pelayanan.
“Kalian terpilih untuk ikut berpartisipasi dalam melaksanakan amanat konstitusi dan kehidupan berbangsa. Tugas kalian adalah melayani mahasiswa dan masyarakat, serta membuat mereka merasa nyaman berada di Untag Surabaya. Saya tidak ingin ada yang melayani dengan wajah murung atau sikap acuh,” ujarnya (13/12).
Ia menambahkan, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada penguatan keterampilan teknis keprotokolan, tetapi juga pembentukan sikap dan etika pelayanan. “Jangan pernah bersikap sombong, merasa paling hebat, atau meremehkan orang lain. Sambutlah setiap orang dengan senyum dan salam,” jelasnya.
Dimulai pukul 07.30 WIB, pelatihan membuka materi pertama tentang Keprotokolan dan Manajemen Acara yang disampaikan Andis Rizki Pahlevi, S.STP., M.A.P., dari Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur. Ia menjelaskan pengertian dasar hingga penerapan keprotokolan di Untag Surabaya, serta ruang lingkup sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan (tata tempat, tata upacara, tata penghormatan). Peserta juga melakukan praktik langsung penataan tempat duduk dan simulasi kehadiran pimpinan serta tamu eksternal.
“Bagian terpenting dari tugas seorang protokol adalah memberikan pelayanan hingga tercapainya kesempurnaan sebuah acara,” tegas Andis (13/12).
Materi selanjutnya bertema “Membangun Citra Profesional Protokol Kampus melalui Grooming dan Sikap Positif” yang disampaikan Dr. Bawinda Lestari, M.Psi., CPS., Cht. – dosen Psikologi Untag Surabaya sekaligus praktisi. Ia memperkenalkan konsep Golden Service Excellence (pelayanan bernilai emas yang ramah, cepat, beretika, tulus, dan berkelas) dan menekankan pentingnya kesadaran diri dalam menjalankan peran profesional.
“Sebelum orang mengenal universitas Anda, mereka terlebih dahulu mengenal Anda melalui penampilan dan sikap. Penampilan merupakan bentuk komunikasi pertama sebelum kata-kata,” ujar Founder IMComm tersebut.
Menurutnya, pelayanan berkelas terwujud melalui keselarasan penampilan, perilaku, dan ketulusan, karena setiap insan kampus merupakan representasi institusi. Masing-masing peserta bahkan mendapatkan penilaian langsung terkait grooming dan sikap profesional. “Tim protokol bukan hanya orang yang membantu jalannya acara, tetapi juga wajah yang mewakili kehormatan kampus,” tegas Bawinda.
Menutup kegiatan, Direktur Direktorat Umum dan Sumber Daya Manusia (DUSDM) YPTA Surabaya Eddy Wahyudi, S.H., M.M., menyampaikan harapan agar pelatihan memberikan dampak nyata. “Kita sedang menuju World Class University. Oleh karena itu, sikap seluruh civitas harus mencerminkan profesionalisme dan kelas. Saya berharap pelatihan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan tindak lanjut berupa penilaian,” tutupnya.
Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang diadakan di lingkup internal YPTA Surabaya pada 25 Oktober 2025, yang kemudian diperluas ke peserta dari Kampus Merah Putih Untag Surabaya. (L2)









