YPTA Surabaya Raih ABP-PTSI Award 2025, Bukti Komitmen dalam Pendidikan Terintegrasi

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Jakarta, kabarkini.net – Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya meraih prestasi membanggakan setelah menerima Penganugerahan ABP-PTSI Award 2025. Ajang penghargaan ini diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-22 Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) pada Sabtu (14/12/2025) di Auditorium Kampus 1 Universitas Tarumanegara, Jakarta.

Penghargaan diterima langsung oleh Ketua YPTA Surabaya J. Subekti, S.H., M.M., yang didampingi Sekretaris YPTA Surabaya Dr. IGN Anom Maruta, M.M. dan Bendahara YPTA Surabaya Dr. Ontot Murwato S., M.M., Ak., CMA., CPA.

Capaian ini menegaskan peran strategis YPTA Surabaya yang menaungi tiga lembaga pendidikan: Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya, dan SMP 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Surabaya. Yayasan ini telah membangun ekosistem pendidikan terintegrasi dan berkelanjutan dari jenjang menengah hingga tinggi.

Menanggapi penghargaan, J. Subekti menyatakan bahwa ini hasil dari proses panjang dan seleksi ketat tingkat nasional. “Artinya, dari sekian banyak yayasan penyelenggara perguruan tinggi swasta, YPTA Surabaya dinilai memiliki keunggulan dan melampaui indikator yang ditetapkan,” ujarnya. (19/12)

Ia menjelaskan bahwa penghargaan tidak terlepas dari komitmen YPTA Surabaya menyelenggarakan pendidikan selaras dengan amanat konstitusi dan membangun tata kelola kelembagaan berkelanjutan. “Kita mendapatkan penghargaan ini tidak lepas dari komitmen yang tinggi dalam menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan konstitusi. Penilaian itu didasarkan pada apa yang dilihat, didengar, serta citra YPTA Surabaya di mata yayasan lain yang pernah berinteraksi dan berkunjung ke Untag Surabaya,” jelasnya.

Selain itu, YPTA Surabaya secara konsisten berkontribusi dalam penguatan pendidikan tinggi melalui berbagi pengetahuan, pendampingan, dan transfer praktik manajemen serta tata kelola keuangan untuk mendorong pengelolaan yang tertib, transparan, dan akuntabel. Komunikasi dan berbagi pengetahuan juga dilakukan secara berkelanjutan dengan yayasan lain.

Nilai pembentukan karakter sivitas akademika menjadi ciri khas YPTA Surabaya. “Pembentukan karakter mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan kami lakukan secara konsisten, termasuk melalui penguatan nilai kebangsaan dan pelestarian budaya nasional. Ini menjadi bagian dari komitmen YPTA Surabaya dalam mendidik generasi berkarakter,” ungkapnya.

ABP-PTSI Award 2025 diberikan melalui penilaian komprehensif yang mengevaluasi aspek strategis seperti tata kelola kelembagaan, akuntabilitas, inovasi kurikulum, mutu sumber daya manusia, dan kontribusi sosial perguruan tinggi swasta. Menurut J. Subekti, prestasi lembaga di bawah naungan YPTA juga menjadi faktor pendukung. “Prestasi Untag Surabaya, termasuk capaian akreditasi unggul serta prestasi dosen dan mahasiswa, menjadi bagian dari penilaian. Hal itu menunjukkan bahwa pengelolaan pendidikan yang dilakukan YPTA Surabaya berjalan ke arah yang semakin maju,” katanya.

Penghargaan ini juga merupakan pengakuan atas prinsip kolaborasi yang dipegang teguh. “Kami selalu siap untuk berbagi pengetahuan, baik di bidang manajemen maupun teknologi. Prinsip kami adalah berkolaborasi dan saling mendukung antarperguruan tinggi swasta,” ujarnya.

Momentum HUT ABP-PTSI ke-22 juga menjadi ajang silaturahmi dan jejaring antar-yayasan. J. Subekti menyebutkan bahwa interaksi tersebut membuka peluang kerja sama. “Banyak yayasan yang menyampaikan keinginan untuk belajar dan berkolaborasi dengan YPTA Surabaya. Bagi kami, kolaborasi adalah kunci untuk tumbuh bersama,” katanya.

Menutup pernyataannya, J. Subekti menegaskan bahwa penghargaan ini bukan titik akhir. “Penghargaan ini adalah kepercayaan. Jangan sampai membuat kita puas diri. Kita harus terus bergerak, meningkatkan kualitas, dan memastikan bahwa hari esok harus lebih baik dari hari ini,” tutupnya. (L2)

Scroll to Top